Kami adalah sebuah forum terbuka yang bertujuan untuk menjadikan pemuda-pemudi saat ini lebih baik. Kita sudah mengetahui bahwasanya seiring berjalannya waktu, kualitas para anak muda kita cenderung menurun. Mereka lebih gemar mendokumentasikan kegiatannya tujuan agar dipuji. Bisa dibilang bakti mereka terhadap masyarakat atau agama melalui beberapa kegiatan yang dibuat yaitu salah satu tujuannya ialah ingin mendapat pujian.

Ada orang yang tidak tenang karena dipuji orang atas ibadah yang dilakukannya. Jalan keluarnya adalah mencermati jiwa. Kalau jiwanya tidak suka dan hatinya gelisah tidak dicela, dihina dan dilecehkan masyarakat, jelas bahwa ia ria. Sebaliknya, jika sikap masyarakat tidak memengaruhi kalbunya, ia ikhlas. Mungkin pada awalnya ia ria dan senang dipuji, tetapi kemudian terlintas kesadaran untuk mengabaikan pujian. Seseorang adakalanya masih bisa dikategorikan ikhlas saat gelisah tidak dipuji.

Contoh sederhana kasus ini adalah hamba yang dapat jalan rezeki melimpah sehingga jiwanya tenang. Sayangnya, ia tidak bisa membedakan apakah ketenangannya karena bersandar kepada Allah SWT. atau kepada jalan rezeki yang berlimpah. Untuk membedakannya, ia harus menghilangkan jalan rezeki itu. Kalau tetap tenang, ia telah bertawakal kepada ALlah Azza wa Jalla. Jika gelisah, ia telah bersandar kepada jalan rezeki.

Tonton Video Ini
JANGAN SAMPAI Ibadah Kita Menjadi Sia-sia

Close Menu